Jual Batara Karang dan Jual Jenglot

Bhatara berasal dari kata “bhatr” yang berarti pelindung. Bhatara berarti “pelindung umat manusia”. Dalam tradisi Hindu di Indonesia, istilah Bhatara merujuk kepada makhluk supernatural yang memiliki kesaktian untuk melindungi manusia, dan disamakan untuk hal ini, namun tidak sepenuhnya demikian.

Perbedaan Bhatara dengan Dewa
Dalam filsafat Hindu Advaita Vedanta, Dewa merupakan sinar suci atau manifestasi dari Brahman. Dalam hal tersebut, para Dewa berbeda dengan Bhatara, karena Dewa merupakan sinar suci Brahman sedangkan Bhatara merupakan utusan Yang Maha Kuasa dalam misi melindungi umat manusia dari kelaliman dan menegakkan kembali ajaran agama, wujudnya berupa manusia atau hewan, contohnya: Awatara, Sri Kresna, dan Sri Rama.
Pemakaian istilah Bhatara
Dalam tradisi Hindu-Jawa umumnya, dan pada tradisi pewayangan khususnya, istilah Bhatara dipakai untuk merujuk kepada Dewa. Dalam tradisi Agama Hindu Dharma di Bali, istilah Bhatara diucapkan “Bêtarə”, dan disamakan atau bahkan diidentikkan dengan Dewa, karena sama-sama berfungsi sebagai pelindung, contohnya: Bhatara Wisnu, Bhatara Brahma, Batara Kala, dan sebagainya


Apa itu Bhatara Karang?
Bhatara Karang sama dengan Jenglot dalam bentuk fisik dan artinya hanya berbeda dalam fungsi dan kegunaannya. Dalam banyak Hal hampir semua Paranormal mengartikan bahwa Bhatara Karang atau Jenglot adalah Dewanya ilmu Ghoib.

Dimana Jenglot dan Batara Karang adalah makhluk kecil berwarna coklat menjijikkan, rambutnya tak berbulu, tidak pernah bergerak karena badannya kering kerontang mirip daun kering. Jenglot biasa ditemukan di tanah, atap, selokan, bahkan di dalam batang pohon.

ini adalah Batara Karang atau Jenglot yang kami dapat dari Pandeglang Banten, kami tidak menjual belikan, tapi hanya memindah tangankan saja khodam Batara Karang ini kepada anda, biaya untuk ritual hanya dengan biaya Rp. TELAH DIALIHRAWAT , jika berminat hubungi Ustadz Tono di email :  di annur_banten@yahoo.co.id.


Syarat memiliki :
1. bersedia merawatnya dgn ikhlas.tidak akan menjual keberadaan khodam tersebut kepada pihak lain seperti kolektor dsb, itu permintaan khodamnya.
2.  bersedia memberikan makanan untuknya setiap malam jumat kliwon dengan minyak jafaron merah yang dicampur dengan minyak apel jin.
3. tidak digunakan untuk yg bersifat negatif, spt mencuri uang, dan kejahatan lainnya. itu permintaan dari khodamnya.

Tidak ada komentar: